Tips Agar Bisa Bekerja di Maskapai Penerbangan setelah Lulus Sekolah Pilot

Apakah Anda seorang lulusan sekolah pilot yang sebentar lagi akan mengikuti tes penerimaan pegawai baru di sebuah maskapai penerbangan? Jika jawabannya iya, ketahui bahwa ada banyak lulusan sekolah penerbangan yang pastinya akan bersaing dengan Anda untuk mendapatkan satu tempat di posisi yang ditawarkan oleh pihak maskapai penerbangan. Apabila Anda tidak bersaingan dengan maksimal, kemungkinan besar Anda akan tereliminasi dari persaingan sehingga gagal untuk mendapatkan pekerjaan. Maka dari itu, sangat disarankan untuk mengikuti tips berikut agar bisa mendapatkan pekerjaan seperti harapan Anda di airline:

Persiapkan diri dan persyaratan semaksimal mungkin

Anda harus menyiapkan diri Anda sebaik mungkin karena pihak maskapai tidak berpatokan pada data-data ujian masuk sekolah pilot Anda. Sadari bahwa semua orang bisa berubah, termasuk fisik dan kesehatannya. Bisa sajakan saat masuk sekolah pilot, fisik dan kesehatan kadet oke tapi setelah lulus dan lama menganggur, kedua hal tersebut menjadi tidak baik. Oleh karena itu, persiapkan diri Anda sebaik mungkin, terutama fisik dan kesehatan. Pastikan bahwa fisik Anda ideal dan tidak bermasalah dan kesehatan Anda terjaga dengan baik. Ketahui bahwa akan ada tes kesehatan lagi yang harus dijalankan. Jika ditemukan penyakit berbahaya dalam tubuh Anda, jelas Anda akan langsung tersingkir dari persaingan. Selain itu, Anda juga diharuskan untuk menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan, seperti surat keterangan dari dokter, ijazah kelulusan, fotokopi kartu penduduk dan kartu keluarga, surat keterangan catatan kepolisian, dan lain sebagainya. Semua persyaratan harus lengkap dan tidak boleh ada yang disabotase atau dipalsukan. Jika ini yang Anda lakukan, Anda akan didiskualifikasi karena dianggap sudah menyalahi aturan dan melakukan tindak penipuan.

Hindari kepercayaan diri yang berlebihan

Anda boleh saja bangga dan percaya diri terhadap diri Anda karena sudah lulus dari sekolah penerbangan ternama dengan nilai yang membanggakan. Anda juga boleh bangga dan percaya diri dengan segudang prestasi yang Anda torehkan selama ini. Namun, ini bukan berarti bahwa Anda boleh menjadi pribadi yang terlalu percaya diri. Mengapa? Hal ini dapat membuat Anda mengabaikan dan melupakan hal-hal penting di sekitar Anda. Misalnya, saat tes nanti, Anda percaya bahwa Anda tidak perlu belajar karena bisa menjawab semua soal dengan benar. Anda pun merasa sangat percaya diri bahwa Anda bisa menjadi bagian dari maskapai penerbangan dan mengabaikan para pesaing. Sadari bahwa Anda masih butuh belajar dan para pesaing Anda bisa saja lebih berprestasi, lebih pintar, dan lebih baik dari pada Anda. Anda akan malu dan menyesal nantinya jika Anda terlalu percaya diri.

Ikuti semua ujian yang diberikan dengan fokus dan optimal

Saat sudah waktunya untuk mengikuti ujian, silahkan ikuti dengan fokus dan optimal. Ada beberapa ujian yang harus Anda tempuh, seperti tes kesehatan, tes psikologi, tes bakat, dan lain-lain. Setiap ujian yang diberikan memiliki tingkat kesulitan masing-masing. Apabila Anda tidak fokus dan tidak menjalankannya dengan optimal, sudah barang tentu Anda akan kalah dari persaingan. Jika sudah tersingkir, mau tidak mau Anda harus menunggu lagi sampai ada maskapai yang membuka lowongan pekerjaan lagi. Selama Anda tidak bisa fokus saat menjalani tes, Anda akan menghabiskan banyak waktu untuk bisa bekerja di maskapai penerbangan. Jangan berpikir bahwa ini bukanlah masalah besar karena hampir setiap tahun sekolah penerbangan menghasilkan lulusan. Itu artinya bahwa akan semakin banyak pesaing Anda kedepannya.

Apakah Anda seorang lulusan sekolah pilot yang sebentar lagi akan mengikuti tes penerimaan pegawai baru di sebuah maskapai penerbangan? Jika jawabannya iya, ketahui bahwa ada banyak lulusan sekolah penerbangan yang pastinya akan bersaing dengan Anda untuk mendapatkan satu tempat di posisi yang ditawarkan oleh pihak maskapai penerbangan. Apabila Anda tidak bersaingan dengan maksimal, kemungkinan besar Anda akan tereliminasi dari persaingan sehingga gagal untuk mendapatkan pekerjaan. Maka dari itu, sangat disarankan untuk mengikuti tips berikut agar bisa mendapatkan pekerjaan seperti harapan Anda di airline:

Persiapkan diri dan persyaratan semaksimal mungkin

Anda harus menyiapkan diri Anda sebaik mungkin karena pihak maskapai tidak berpatokan pada data-data ujian masuk sekolah pilot Anda. Sadari bahwa semua orang bisa berubah, termasuk fisik dan kesehatannya. Bisa sajakan saat masuk sekolah pilot, fisik dan kesehatan kadet oke tapi setelah lulus dan lama menganggur, kedua hal tersebut menjadi tidak baik. Oleh karena itu, persiapkan diri Anda sebaik mungkin, terutama fisik dan kesehatan. Pastikan bahwa fisik Anda ideal dan tidak bermasalah dan kesehatan Anda terjaga dengan baik. Ketahui bahwa akan ada tes kesehatan lagi yang harus dijalankan. Jika ditemukan penyakit berbahaya dalam tubuh Anda, jelas Anda akan langsung tersingkir dari persaingan. Selain itu, Anda juga diharuskan untuk menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan, seperti surat keterangan dari dokter, ijazah kelulusan, fotokopi kartu penduduk dan kartu keluarga, surat keterangan catatan kepolisian, dan lain sebagainya. Semua persyaratan harus lengkap dan tidak boleh ada yang disabotase atau dipalsukan. Jika ini yang Anda lakukan, Anda akan didiskualifikasi karena dianggap sudah menyalahi aturan dan melakukan tindak penipuan.

Hindari kepercayaan diri yang berlebihan

Anda boleh saja bangga dan percaya diri terhadap diri Anda karena sudah lulus dari sekolah penerbangan ternama dengan nilai yang membanggakan. Anda juga boleh bangga dan percaya diri dengan segudang prestasi yang Anda torehkan selama ini. Namun, ini bukan berarti bahwa Anda boleh menjadi pribadi yang terlalu percaya diri. Mengapa? Hal ini dapat membuat Anda mengabaikan dan melupakan hal-hal penting di sekitar Anda. Misalnya, saat tes nanti, Anda percaya bahwa Anda tidak perlu belajar karena bisa menjawab semua soal dengan benar. Anda pun merasa sangat percaya diri bahwa Anda bisa menjadi bagian dari maskapai penerbangan dan mengabaikan para pesaing. Sadari bahwa Anda masih butuh belajar dan para pesaing Anda bisa saja lebih berprestasi, lebih pintar, dan lebih baik dari pada Anda. Anda akan malu dan menyesal nantinya jika Anda terlalu percaya diri.

Ikuti semua ujian yang diberikan dengan fokus dan optimal

Saat sudah waktunya untuk mengikuti ujian, silahkan ikuti dengan fokus dan optimal. Ada beberapa ujian yang harus Anda tempuh, seperti tes kesehatan, tes psikologi, tes bakat, dan lain-lain. Setiap ujian yang diberikan memiliki tingkat kesulitan masing-masing. Apabila Anda tidak fokus dan tidak menjalankannya dengan optimal, sudah barang tentu Anda akan kalah dari persaingan. Jika sudah tersingkir, mau tidak mau Anda harus menunggu lagi sampai ada maskapai yang membuka lowongan pekerjaan lagi. Selama Anda tidak bisa fokus saat menjalani tes, Anda akan menghabiskan banyak waktu untuk bisa bekerja di maskapai penerbangan. Jangan berpikir bahwa ini bukanlah masalah besar karena hampir setiap tahun sekolah penerbangan menghasilkan lulusan. Itu artinya bahwa akan semakin banyak pesaing Anda kedepannya.

Ruginya jika Menganggur setelah Lulus Sekolah Pilot

Lulusan sekolah pilot banyak terancam menganggur. Hal ini dibuktikan dari sejumlah lulusan baik itu sekolah pilot negeri maupun swasta belum terserap penuh di lapangan kerja. Mirisnya, di beberapa maskapai penerbangan banyak yang mempekerjakan pilot asing sehingga peluang kerja yang ada menjadi semakin sedikit. Setiap airline tentu menginginkan para penerbang yang tangguh dan handal. Itulah sebabnya mereka tidak asal-asalan dalam merekrut tenaga kerja untuk mengemudikan pesawat dan mencapai tujuan. Untuk dapat bersaing di dunia kerja pilot wajib memiliki keahlian terbang yang maksimal, salah satunya dibentuk dari tempat pendidikan yang berkualitas. Dengan demikian harapan untuk menjadi pilot komersial di airline memungkinkan untuk diwujudkan. Lebih lanjut, ini ruginya kalau malah menganggur atau tidak kunjung mendapat pekerjaan setelah lulus sekolah pilot:

Biaya pendidikan sulit dikembalikan

Mahalnya biaya pendidikan sekolah pilot yang mencapai IDR 800 juta, kerap menjadi kendala orang-orang untuk menggapai impian menjadi seorang pilot. Kendatipun sekolah punya penawaran untuk mencicil, tentu masalah pembayaran akan tetap menjadi kewajiban dan harus dibayar di kemudian hari. Dengan status yang masih menganggur setelah lulus sekolah, bukan tidak mungkin akan kesulitan untuk mengembalikan biaya pendidikan yang telah terpakai. Meskipun sebelumnya sudah membayangkan alokasi dana untuk mengembalikan biaya pendidikan dari gaji yang nantinya diperoleh, namun tidak menutup kemungkinan tak berjalan sesuai harapan. Berbeda halnya jika karir sudah benar-benar mantap di maskapai penerbangan, bukan tidak mungkin biaya sekolah akan dapat terkembali selama beberapa tahun saja. Untuk itulah, soal biaya sekolah harus dipikirkan dengan betul agar pendidikan dapat ditekuni dengan bersunguh-sungguh dan bisa menjadi lulusan berkualitas serta mampu bersaing di dunia kerja.

Masa depan bisa jadi suram

Menganggur berarti belum dapat diterima sebagai salah satu tenaga kerja yang sesuai dengan kriteria airline. Kondisi demikian tentunya tidak dapat dipastikan masa depan akan cerah walaupun dulu sekolah pilot yang dijalani terkenal cukup bergengsi. Masa depan suram bukan suatu hal yang tidak mungkin, tapi bisa saja terjadi tatkala hilangnya semangat untuk terus mencari kerja. Tidak hanya sekolah pada umumnya, pendidikan di dunia penerbangan pun belum dapat dipastikan bakal memperoleh karir yang bagus terlebih kalau tempat belajar sudah tercemar nama baiknya. Alih-alih menjadi kaya setelah lulus sekolah, modal pendidikan pun masih sulit terkembalikan.

Keahlian terbang semakin cetek

Untuk dapat lulus dari sekolah penerbangan, siswa pilot diwajibkan memperoleh jam terbang sesuai dengan program yang diambil, apakah itu PPL, CPL, IR, atau MER. Semakin tinggi program sekolah maka jam terbangnya pun lebih lama, begitu pula pendidikan yang ditempuh. Saat melamar pekerjaan di maskapai penerbangan, pilot akan dites terlebih dahulu kemampuannya dalam menerbangkan pesawat, apakah sudah sesuai standar yang ditetapkan airline ataukah belum. Kelamaan menganggur setelah lulus sekolah bisa jadi keahlian jadi cetek karena tak terus diasah. Pastinya akan kesulitan mengikuti tes terbang untuk memperebutkan posisi di airline dan bukan tidak mungkin harus mengikuti pelatihan ulang. Ingat, ilmu apapun jika terus dilatih akan semakin lihai di dalamnya, sebaliknya kalau jarang dipraktekkan bukan tidak mungkin jadi kaku dan lama kelamaan hilang.

Betapa ruginya jika benar-benar menganggur setelah lulus sekolah pilot. Mengingat tingkat persaingan dalam dunia penerbangan semakin ketat, membuat para siswa harus belajar bersungguh-sungguh. Bila sudah menganggur, siapa yang rugi.

Lulusan sekolah pilot banyak terancam menganggur. Hal ini dibuktikan dari sejumlah lulusan baik itu sekolah pilot negeri maupun swasta belum terserap penuh di lapangan kerja. Mirisnya, di beberapa maskapai penerbangan banyak yang mempekerjakan pilot asing sehingga peluang kerja yang ada menjadi semakin sedikit. Setiap airline tentu menginginkan para penerbang yang tangguh dan handal. Itulah sebabnya mereka tidak asal-asalan dalam merekrut tenaga kerja untuk mengemudikan pesawat dan mencapai tujuan. Untuk dapat bersaing di dunia kerja pilot wajib memiliki keahlian terbang yang maksimal, salah satunya dibentuk dari tempat pendidikan yang berkualitas. Dengan demikian harapan untuk menjadi pilot komersial di airline memungkinkan untuk diwujudkan. Lebih lanjut, ini ruginya kalau malah menganggur atau tidak kunjung mendapat pekerjaan setelah lulus sekolah pilot:

Biaya pendidikan sulit dikembalikan

Mahalnya biaya pendidikan sekolah pilot yang mencapai IDR 800 juta, kerap menjadi kendala orang-orang untuk menggapai impian menjadi seorang pilot. Kendatipun sekolah punya penawaran untuk mencicil, tentu masalah pembayaran akan tetap menjadi kewajiban dan harus dibayar di kemudian hari. Dengan status yang masih menganggur setelah lulus sekolah, bukan tidak mungkin akan kesulitan untuk mengembalikan biaya pendidikan yang telah terpakai. Meskipun sebelumnya sudah membayangkan alokasi dana untuk mengembalikan biaya pendidikan dari gaji yang nantinya diperoleh, namun tidak menutup kemungkinan tak berjalan sesuai harapan. Berbeda halnya jika karir sudah benar-benar mantap di maskapai penerbangan, bukan tidak mungkin biaya sekolah akan dapat terkembali selama beberapa tahun saja. Untuk itulah, soal biaya sekolah harus dipikirkan dengan betul agar pendidikan dapat ditekuni dengan bersunguh-sungguh dan bisa menjadi lulusan berkualitas serta mampu bersaing di dunia kerja.

Masa depan bisa jadi suram

Menganggur berarti belum dapat diterima sebagai salah satu tenaga kerja yang sesuai dengan kriteria airline. Kondisi demikian tentunya tidak dapat dipastikan masa depan akan cerah walaupun dulu sekolah pilot yang dijalani terkenal cukup bergengsi. Masa depan suram bukan suatu hal yang tidak mungkin, tapi bisa saja terjadi tatkala hilangnya semangat untuk terus mencari kerja. Tidak hanya sekolah pada umumnya, pendidikan di dunia penerbangan pun belum dapat dipastikan bakal memperoleh karir yang bagus terlebih kalau tempat belajar sudah tercemar nama baiknya. Alih-alih menjadi kaya setelah lulus sekolah, modal pendidikan pun masih sulit terkembalikan.

Keahlian terbang semakin cetek

Untuk dapat lulus dari sekolah penerbangan, siswa pilot diwajibkan memperoleh jam terbang sesuai dengan program yang diambil, apakah itu PPL, CPL, IR, atau MER. Semakin tinggi program sekolah maka jam terbangnya pun lebih lama, begitu pula pendidikan yang ditempuh. Saat melamar pekerjaan di maskapai penerbangan, pilot akan dites terlebih dahulu kemampuannya dalam menerbangkan pesawat, apakah sudah sesuai standar yang ditetapkan airline ataukah belum. Kelamaan menganggur setelah lulus sekolah bisa jadi keahlian jadi cetek karena tak terus diasah. Pastinya akan kesulitan mengikuti tes terbang untuk memperebutkan posisi di airline dan bukan tidak mungkin harus mengikuti pelatihan ulang. Ingat, ilmu apapun jika terus dilatih akan semakin lihai di dalamnya, sebaliknya kalau jarang dipraktekkan bukan tidak mungkin jadi kaku dan lama kelamaan hilang.

Betapa ruginya jika benar-benar menganggur setelah lulus sekolah pilot. Mengingat tingkat persaingan dalam dunia penerbangan semakin ketat, membuat para siswa harus belajar bersungguh-sungguh. Bila sudah menganggur, siapa yang rugi.